Pasang iklan

Ribuan Anjing Berstatus Belum Bebas Rabies Dikonsumsi, Pemprov Jateng Terbitkan Perda

...

Gema.id Jateng, Semarang – Baru-baru ini Dog Meat Free Indonesia merilis tingginya angka pembunuhan anjing di Solo, Jawa Tengah. Mereka menyebutkan 13.700 ekor anjing dibunuh untuk dikonsumsi setiap bulannya di daerah tersebut.

Belasan ribu anjing ini dipasok dari Jawa Barat yang masih berstatus belum bebas rabies.

“Kondisi saat ini banyak anjing yang dikirim ke Jateng,” ungkap Koordinator DMFI Karin Franken. Ia juga menambahkan Jawa Tengah yang saat ini berstatus bebas rabies sejak tahun 1995, kini terancam.

Untuk mencegah hal tersebut mereka meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuat aturan agar konsumsi anjing diberhentikan.

“Makanya kami minta pemerintah mengambil langkah cepat menghentikan konsumsi itu,” kata Karin saat bertemu dengan Ganjar Pranowo di ruang kerjanya, pada Selasa (3/12/2019).

Merespon hal tersebut Ganjar Pranowo akan meminta Pemerinta Kota Solo membuat peraturan daerah larangan untuk mengkonsumsi anjing apalagi belum berstatus bebas rabies.

“Kita mesti mendorong Pemerintah Kota Solo untuk membuat aturan yang tegas, DPRD-nya membuat regulasi yang melarang orang makan atau berjualan daging anjing,” kata Ganjar dikutip dari Tempo, Kamis (5/12/2019).

Larangan makan anjing sendiri sebelumnya sudah tertuang di Undang-undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan. Pada pasal 1 mengatakan bahwa anjing tidak termasuk makanan konsumis karena bukan merupakan sumber hayati produk peternakan, kehutanan, atau jenis lainnya.

Peringkat pertama di Jawa Tengah dalam hal mengkonsumsi anjing menempatkan kota Surakarta yang teratas lalu, diikuti kabupaten dan kota lainnya seperti Salatiga, Sukuharjo, Sragen, dan Semarang.

Tinggalkan komentar